Berita

Post date: 27/09/2013 - 09:01

Akreditasi, bagi perguruan tinggi negeri maupun swasta adalah nyawanya. Sayangnya, masih ada dosen-dosen terutama perguruan tinggi negeri yang belum sadar pentingnya akreditasi tersebut. Mereka masih memakai pola pikir lama yaitu kerja tidak kerja, rajin tidak rajin tetap dibayar. Mereka belum sadar bahwa akreditasi sangat penting bagi para lulusan dan keberlanjutan prodi.
Bentuk kurang sadar para dosen antara lain ketika diundang rapat untuk membahas usulan akreditasi jarang datang, ada yang tidak mengumpulkan borang, padahal borang itu termasuk yang dinilai.  Sehingga rasa memiliki prodi masih kurang. Demikian dikatakan Dr. Hari Sutrisno, Ketua Jurusan...

Post date: 26/08/2013 - 13:01

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P) UNY, berhasil mensintesis senyawa antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit tipus yaitu bakteri Salmonella tiphy dan  bakteri penyebab penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) yaitu bakteri Staphilococcusaureus.  Mereka adalah Dwi Winarto dengan anggota Indar Subekti dan Tika Pangesti dengan dosen pembimbing Cornelia  Budimarwanti, M.Si. Penelitian yang berjudul “Sintesis Senyawa 4-Hidroksi-3-Metoksikalkon Sebagai Agen Anti bakteri Dan Uji Aktivitasnya Terhadap S. Aureus, E. Coli dan S. Tiphy Secara In Vitro ini...

Post date: 17/07/2013 - 13:24

Limbah kulit pisang banyak terdapat di daerah-daerah yang memproduksi keripik dan sale pisang dan masih tidak bisa dimanfaatkan oleh penduduk sekitar, melainkan hanya sebagai limbah tak berguna.
Tapi ditangan para mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY, ternyata kulit pisang tersebut bisa dijadikan alternative bahan dasar pembuatan tisu. Mereka adalah Jovita Ridhani, Laela Mukaromah, Monica Azizu Haqi, Dhani Priantoro, Achmad Sabit N.
Ketua tim, Jovita mengatakan, kulit pisang memiliki tekstur yang tebal dan mengandung selulosa yang merupakan bahan pembuatan tisu . Selain itu, ternyata kulit pisang memiliki kandungan vitamin C, B, kalsium,...

Post date: 17/07/2013 - 13:00

Mahasiswa Prodi Kimia FMIPA UNY berhasil memanfaatkan  Formulasi Gel Lidah Buaya (Aloe vera) dan Ekstrak Kemangi (Ocimum sanctum L.) sebagai Hand Sanitizer Organik. Mereka adalah Abdul Aji, Rr. Putri Febrianingtyas, Ragil Nurjanah Rahmawati, dan Danish Oktaviana
Menurut Abdul Aji, Indonesia kaya akan berbagai macam tanaman herbal. Tanaman herbal yang tumbuh subur di Indonesia di antaranya adalah lidah buaya dan kemangi. Hingga saat ini daun kemangi belum dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat hanya menggunakan daun kemangi sebagai lalapan namun terkadang ada pula yang menggunakan daun kemangi untuk mencuci tangan dengan cara meremasnya.
Kemangi...

Post date: 16/07/2013 - 14:55

Banyaknya konsumsi ikan di masyarakat menghasilkan limbah sisik ikan yang cukup melimpah. Keberadaan limbah sisik ikan ini masih belum dimanfaatkan secara optimal sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan, padahal sisik ikan mengandung zat kitin dan kitosan yang dapat dijadikan sebagai adsorben ion logam-logam berat seperti Cu,Cr, Cd dan Hg.
Disisi lain, di era modern ini perkembangan industri sangat pesat, terutama industri pelapisan logam (electroplating). Industri electroplating ini banyak menghasilkan limbah berupa ion logam berat salah satunya ion logam Cr. Ion logam Cr dapat mencemari lingkungan dan jika terakumulasi di dalam tubuh dapat...

Pages